Ponpes Darul Haromain Bogor Gelar Study Banding ke Darul Falah Amtsilati Jepara

JEPARA — Pondok Pesantren Darul Haromain Cilebut Barat, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melaksanakan agenda study banding ke Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Jepara pada 23 Juni 2026. Kunjungan tersebut diikuti 70 peserta yang terdiri dari pimpinan pesantren, santri, dan para pendamping.

Rombongan dipimpin oleh KH. Muharom Hilaly Marzuki dan dikoordinasikan oleh Ahmad Muslihuddaulah, S.Ag., selaku Wakabid Pengembangan Syi’ar dan Dakwah Zona 3 Kabupaten Bogor di bawah Korwil Amtsilati Jabar 3, Ust. Fauzi Azimansyah.

Peserta yang hadir meliputi KH. Muharom Hilaly Marzuki beserta keluarga, 20 santri putra, 26 santri putri, 11 pendamping putra, dan 5 pendamping putri. Mereka mengikuti agenda study banding yang melibatkan pengurus organisasi santri putra dan putri Pondok Pesantren Darul Haromain Cilebut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengikuti bedah Kitab As-Shifatul Madzmumah karya KH. Taufiqul Hakim, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati. Selain itu, peserta juga menyaksikan demonstrasi Amtsilati dan Pasca Amtsilati yang menjadi bagian dari rangkaian agenda.

Agenda kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh KH. Taufiqul Hakim dan dilanjutkan pemberian cenderamata.

Pondok Pesantren Darul Haromain Cilebut Barat Kabupaten Bogor merupakan salah satu pesantren yang menjadikan program Amtsilati sebagai program unggulan pesantren.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Amtsilati merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mempercepat santri agar mampu membaca kitab kuning dan memahami Al-Qur’an. Metode ini telah digunakan di beberapa pesantren di seluruh Indonesia.

“Amtsilati merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mempercepat santri agar mampu membaca kitab kuning dan memahami Al-Qur’an. Metode ini telah digunakan di beberapa pesantren di seluruh Indonesia. Dengan demikian, santri diharapkan dapat menghadapi tantangan zaman dengan memahami, mengamalkan, serta menyebarkan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi, dan kitab-kitab karangan para ulama dalam rangka mengabdi kepada nusa, bangsa, dan agama,” demikian pesan yang disampaikan dalam agenda tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *